Sekilas Tentang Burung Cendet

sekilas tentang burung cendet

Burung Cendet adalah burung yang berasal dari keluarga Turdidae dimana ini adalah salah satu bulung peliharaan yang menjadi favorit para kicau mania. Burung Cendet juga memiliki nama lain Pentet, sering disebut sebagai burung sawah yang agresif dan cerdas.

Burung ini memang sangat cerdas, dibalik suara aslinya yang kurang bagus, ia memiliki kelebihan yang bisa menirukan berbagai macam suara burung dimulai dari yang sulit sampai mudah. Bahkan dalam beberapa kasus Burung Cendet mampu menirukan suara kucing yang meong-meong.

Ini adalah salah stau jenis burung yang sangat mudah untuk dipelihara. Selain memiliki daya tahan tubuh yang baik, ia bisa diberi pakan voer yang ada dipasaran, namun selalu perhatikan kadar protein yang ada di voer tersebut yaa.

Dalam alam bebas, Burung Cendet biasa memakan serangga seperti jangkrik, ulat, cacing, belalang, dan makluk kecil lainnya. Ini adalah burung predator dimana memiliki paruh yang runcing sehingga memudahkan untuk merobek makanannya.

Salah satu ciri khas yang ada pada burung sawah yang cerdas ini adalah memiliki ekor yang panjang serta bulu yang hitam pada bagian kepala. Dan yang lebih menariknya lagi, Burung Cendet akan melakukan gerakan meliuk-liuk atau berdiri tegak ketika berkicau.

Seperti yang sudah kami bilang, sifat asli Burung Cendet adalah agresif, bahkan ketika ia mematuk sesuatu akan disertai dengan gigitan dengan paruh tajamnya. Sebenarnya ini sangat bagus untuk sekelas burung kicauan. Namun sayangnya beberapa burung cendet akan hilang sifat agresifnya jika dipelihara sejak keil.

Karakter Burung Cendet

Pada saat lapar, burung sawah yang cerdas ini akan bersifat agresif dari biasanya.
Ini adalah burung petarung yang mempunyai teritorial. Hal ini bisa kita lihat dari sifatnya ketika melihat burung yang sama atau mendengar suara burung lain, Burung Cendet akan langsung melakukan penyerangan.

Burung cendet sangat mudah untuk birahi. Ada banyak seklai penyebabnya bisa dari pemberian EF yang berlebihan, penjemuran, dan masih banyak lagi lainnya.

Meskipun ini adalah burung yang sangat agresif, namun Burung Cendet memiliki tingkat adaptasi yang sangat tinggi. Burung ini mudah sekali untuk dijinakan, meski pemeliharaan sudah berumur sekalipun.

Membedakan Burung Cendet Jantan dan Betina

Jika juragan ingin memiliki Burung Cendet yang memiliki kicauan bagus, tentu saja pentet jatan akan lebih direkomendasikan. Namun dalam beberapa kasus, cendet betina juga ada yang memiliki suara kicauan menabjubkan.

Meskipun demikian, biasanya cendet jantan akan jauh lebih unggul dalam hal penampilan, keagresifan, dan latangnya suara. Berikut ciri-ciri cendet jantan dan betina.

Ciri-ciri cendet Jantan


  • Lihatlah paruh pada bagian ujungnya, cendet jantan akan memiliki paruh yang leih tebal.
  • Burung cendet jantan akan memiliki bulu hitam pada bagian kepala sampai tengkuk.
  • Memiliki bulu hitam yang pekat pada bagian pipi.
  • Memiliki tingkah yang lebih agresif dan gesit.
  • Memiliki bentuk kelapa yang ceper dan datar.
  • Memiliki supit yang panjang dan kecil dimana bulunya tidak beraturan.
  • Jika masih anak, burung cendet akan memiliki ekor yang hitam.


Ciri-ciri Cendet Betina


  • Burung Cendet betina memiliki paruh pada bagian ujung yang sedikit lebih tipis.
  • Bulu hitam pada bagian kepala sampai tengkuk akan terlihat memudar.
  • Warna hitamnya jauh lebih memudar.
  • Memiliki bentuk kepala yang bundar atau menggelembung.
  • Pada bagian anus ada belahannya dan lebar.
  • Memiliki supit yang melebar dan bulunya terlihat teratur mirip dengan bunga.
  • Pada saat masih anak, Burung Cendet betina akan memiliki ekor hitam yang lebih pudar.

Beberapa masalah yang sering terjadi pada Burung Cendet

Ketika juragan ingin memelihara burung cendet, juragan harus tahu bahwa burung ini memiliki beberapa kelemahan yang akan membuatnya tidak begitu indah lagi. Juragan harus tahu ini agar suatu saat ini dapat mencegah hal tersebut untuk terjadi. Berikut beberapa permasalahan yang ada pada burung cendet.


  • Miyik

Meskipun memiliki sifat asli yang agresif, burung cendet memiliki masalah miyik dimana ia terlalu manja ketika bertemu pemiliknya.

  • Bagong

Burung cendet yang hanya diam ketika bertemu orang dan sedikit menunduk.

  • Macet

Ini adalah burung cendet yang tidak mau berbunyi, bisa disebabkan oleh stres atau mabung.

  • Pada saat mabung, beberapa masteran akan hilang

Setelah selesai mabung, biasanya Burung Cendet akan kembali berbunyi, namun ada beberapa suara mastera yang hilang. Untuk mengantisipasinya, juragan bisa melakukan pemasteran ulang pada saat kondisi mabung.

  • Over birahi

Hal ini bisa disebabkan oleh pemberian esktra fooding yang berlebihan atau penjemuran yang salah.

Makanan untuk Burung Cendet

Agar Burung Cendet gacor dan memiliki kualitas suara yang bagus, ada beberapa makanan yang harus juragan berikan seperti :


  • Voer

Juragan bisa memberikan cendet voer sebagai makanan harian. Voer yang bagus untuk burung cendet adalah voer dengan kandungan protein sedang yaitu 12-18%. Merek apa saja bisa asalkan kebutuhan protein terpenuhi.

  • Ekstra fooding (EF)

Juragan juga bisa memberikannya makanan tambahan berupa jangkrik, kroto, ulat, cacing, atau serangga lainnya. Lakukan pengawasan yang intensif pada saat pemberian ekstra fooding karena ada beberapa masalah yang timbul jika porsi tidak sesuai.

Berikut sekilas tentang burung cendet atau pentet yang kami hadirkan untuk juragan semua. Untuk artikel lainnya silahkan cek di blog MR.Cara Burung.