7 Tren Digital Marketing di Indonesia 2020

7 Tren Digital Marketing di Indonesia 2020

Sejak era internet muncul, revolusi teknologi di dunia digital demikian pesat. Salah satunya adalah dunia digital marketing. Bisnis pun mengalami perubahan dalam hal advertising. Saat ini sudah bergeser dari cara-cara tradisional ke internet advertising.

Dampaknya apa?

Jelas lebih efisien, lebih cepat mendapat respon sehingga usaha semakin cepat berkembang. Luar biasa bukan?

Tren Digital Marketing di Indonesia 2020

Penasaran, apa saja platform digital marketing yang diprediksi semakin berkembang ke depannya di Indonesia? Dari beberapa asumsi dan prediksi, berikut adalah rangkuman kecenderungan tren digital marketing di Indonesia ke depan, yang kami yakin masuk cukup sustainable untuk para UKM.

digital marketing

1. Video Content

Perkembangan video content makin pesat sejak 2018. Ada youtube, unggahan video di facebook, instagram dan paling baru adalah IgTv. Konsumen pengguna internet akan terus meningkat, sejak dibarengi dengan kemudahan akses kuota dan harga kuota yang makin murah sehingga tidak perlu irit lagi ketika melihat video.

2. Youtube Channel

Sejak tahun 2018, channel yang mengkhususkan pada video ini semakin banyak digunakan khususnya para marketer sebagai media yang efektif dan efisien dalam menyampaikan informasi, edukasi, atau media pemasaran yang interaktif secara visual dan audio.

3. Vlogger Influencer

Dalam 2 tahun terakhir jumlah vlogger youtuber semakin meningkat di Indonesia. Banyak yang mengunggah video, dari sekedar iseng untuk hiburan, keperluan keluarga hingga benar-benar professional sebagai media promosi dengan peralatan video canggih dan editing yang bagus.

Situasi tersebut menimbulkan “kebutuhan” baru akan kehadiran influencer. Baik untuk sebuah produk maupun untuk perusahaan. Yang menarik, ada berbagai pengelompokan jenis konten video berdasarkan segmen market. Sehingga lebih memudahkan bagi pihak yang membutuhkan jasa mereka dalam mengeksekusi endorse atau iklan.

4. Podcast Memilik Trend yang Semakin Baik

Bahasa lainnya adalah content audio. Tahun 2019 merupakan awal “kebangkitan” audio konten menjadi semakin diminati masyarakat. Podcast merupakan konten audio, mirip dengan radio tetapi aplikasi dari internet. Bisa dipilih dan didengarkan kapan saja.

Kecenderungan masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi, cepat, tingkat stress juga semakin meningkat. Keberadaan podcast dapat menjadi “oase” dalam rangka “re-charge” tenaga, fikiran dan kreativitas. Sesuai dengan gaya hidup, selalu mobile.

5. Facebook Masih Kuat

Khususnya dalam hal konten yang sharable, yaitu konten yang dapat dishare dan menjadi viral. Kelebihan ini belum dimiliki pesaing lainnya, yaitu twitter dan Instagram. Fitur “share” dan “commentar” masih menjadi senjata ampuh hingga ke facebook ads. Meskipun demikian, ada yang “meredup” dari facebook, dalam hal segmentasi usia pengguna.

Fakta bahwa Facebook semakin ditinggalkan generasi milenial. Masih disukai di kalangan usia 35 tahun keatas dan ditinggalkan di kalangan usia 35 tahun kebawah. Mereka cenderung memilih instagram.

6. Instagram Makin Kokoh

Banyak sekali tokoh dan public figure menggunakan instagram dan cenderung meninggalkan facebook. Ini salah satu alasan kuat mengapa generasi dibawah 35 tahun lebih memilih Instagram. Tahun 2019 makin banyak talent management yang memanfaatkan jasa Instagram Influencer bukan dari kalangan artis atau public figure tetapi dari siapa saja yang memiliki follower tinggi dan tersegmentasi secara demografis.

Justru ini makin efektif dalam meningkatkan brand awareness dengan biaya lebih terjangkau. Yang paling seru, semakin berkembang fitur Instagram Stories. Berbeda dengan facebook, Insta-Story lebih mudah dan aman bagi siapapun yang ingin mengeksplore status atau kegiatan sehari-hari tanpa mengganggu halaman beranda atau feed sosial media. Juga sesuai dengan kultur masyarakat kita, yang suka “kepo in” orang lain. Fitur ini sangat strategis untuk dijadikan salah satu target marketing digital anda.


7. WhatsApp Status Tidak Akan Tinggal Diam

WhatsApp status baru saja dirilis tahun 2018. Tetapi penggunanya sudah sedemikian beragam. Dari update status masalah sehari-hari hingga bisnis yang menghasilkan. Ada lagi fitur baru, yaitu WhatsApp bisnis Fitur tersebut memungkinkan orang untuk menyimpan info lengkap mengenai nama, foto, deskripsi, jam kerja, maps alamat, hingga url website.

Fitur ini akan sangat membantu pebisnis kecil hingga UKM yang kecederungan lebih sering berkomunikasi dengan konsumen melalui WhatsApp.

Apakah anda sudah melihat peluang lebih jauh lagi? Manfaatkan tren digital marketing tersebut untuk “mendorong” usaha dan hobi anda menjadi lebih dikenal, lebih banyak yang merespon dan lebih banyak “closing”bisnis yang terjadi. Semangat berbenah !!!