8 Cara Merawat Cendet Anakan Biar Gacor dan Tidak Miyik

cara merawat cendet anakan

Cendet adalah jenis burung yang tak asing lagi bagi para pecinta burung kicau, apalagi yang hobi ikut kompetisi. Sejak dulu, Cendet atau juga sering disebut Pentet memang telah sangat terkenal memiliki kicauan yang unik (bisa meniru suara bermacam-macam burung) dan lantang. Jadi, banyak masyarakat yang memeliharanya untuk diikutkan kompetisi.

Kriteria burung Cendet juara antara lain bersuara lantang dengan irama yang rapat, nagen (tidak suka salto), gacor dan tidak miyik (kelewat jinak jadi manja). Sangat sulit mendapat kriteria ini. Butuh ketelatenan dan kesabaran yang tinggi serta tentunya perawatan yang tepat sejak burung cendet masih anakan.

Nah, kali ini kami akan mengulas tentang bagaimana cara merawat cendet anakan biar gacor dan tidak miyik. Jadi tidak hanya memberikan masteran cendet terbaik aja ya, namun perawatan juga penting untuk diperhatikan. Bagi pembaca yang penasaran simak bersama yuk!

8 Cara Merawat Cendet Anakan Biar Gacor dan Tidak Miyik

Ingin memiliki cendet dengan kicauan yang garang? Berikut ini 8 cara merawat anakan Cendet biar gacor dan tidak miyik yang bisa Anda lakukan.

1. Memberi Pakan Berprotein Tinggi

Makanan asli Cendet adalah serangga berprotein tinggi seperti jangkrik atau belalang. Jadi, pastikan Cendet anakan diberi pakan (voer) berprotein tinggi. Pakan berprotein tinggi ini sangat bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan fisik khususnya pita suara Cendet.

2. Memberi Vitamin

Tak cukup denahn pakan berprotein tinggi saja, pemberian vitamin pun wajib diberikan setidaknya 3 kali dalam seminggu. Agar Cendet anakan tetap sehat dan mudah dimaster.

3. Rutin Menjaga Kebersihan Sangkar

Kesehatan Cendet sangat mempengaruhi kualitas suaranya. Jadi, agar tidak mudah terserang penyakit harus rutin menjaga kebersihan sangkarnya. Terutama tempat makan dan minumnya.

4. Tak Perlu Sering Dimandikan

Cendet anakan tak perlu sering dimandikan karena dapat membuat bulu muda tumbuh terlalu kuat dan menghambat proses pergantian bulu dewasa. Selain itu, juga dapat mengurangi kualitas pita suaranya. Sehingga suara Cendet kurang lantang.

5. Jangan Terlalu Lama Dijemur

Berbeda dengan Cendet dewasa yang harus lama dijemur, Cendet anakan sebaiknya jangan terlalu lama dijemur. Sebab, hal ini bisa merusak kualitas bulu-bulu mudanya. Menjemurnya pun sebaiknya pada pagi hari, saat matahari belum bersinar terlalu terik.

6. Melatih Mentalnya

Cendet juara punya kualitas mental yang baik, nagen dan tidak miyik. Karakter aslinya adalah burung predator. Jadi, jangan biasakan memasternya dengan suara lembut melainkan suara lantang dan tajam agar setelah dewasa mentalnya sesuai karakter aslinya.

Jika Cendet Anda memiliki mental yang lemah, biasanya ia akan lebih sering salto, sulit nagen dan miyik, malas berkicau. Kalau sudah begini, saat kompetisi Cendet Anda akan sulit menang.

7. Rajin Memasternya

Pemasteran Cendet harus dilakukan sejak masih anakan. Sebab,  daya ingat Cendet cenderung lebih baik pada usia dini. Dan harus dilakukan dengan rajin, tidak boleh kadang-kadang saja. Caranya tak sulit,  Anda hanya perlu memutar MP3 suara burung pengicau seperti kenari, lovebirds, dan cucak jenggot berjarak 2 meter dari sangkar dengan rutin.

Lihat masteran pilihan kami, caracari.us/cendet

8. Perhatikan Letak Sangkar

Sebaiknya letak sangkar Cendet anakan diletakkan di tempat yang nyaman dan tenang, khususnya pada waktu pemasteran. Selain itu sangat disarankan untuk mengkerodong sangkarnya, agar Cendet dapat lebih fokus mendengar suara masteran dan memorinya dapat merekam suara tersebut dengan baik.

Itulah 8 cara merawat cendet anakan yang bisa Anda lakukan. Ingat, perawatan ini harus dilakukan dengan sangat telaten dan sabar ya. Dijamin, Cendet anakan Anda bisa gacor dan tidak akan miyik. Dengan begitu saat dewasa nanti pun peluangnya menjadi juara kompetisi pun lebih besar. Selamat mencoba!